Selasa, 10 Agustus 2010

Puasa is silent devotion to GOD


Alhamdulillah, sebagian besar umat Islam Indonesia akan memulai puasa hari ini. NU dan Muhammadiyah sama tahun ini.

Selama bulan puasa ini, hindari nanya tetek-bengek seperti 'boleh ga sikat gigi siang2 saat puasa dan semacamnya. lebih baik konsentrasi pada esensi puasa: yaitu menanamkan etika "mengendalikan diri", ethics of restraint. shaum artinya: self-restraint.

Selama ini, kita sering dengar himbauan untuk menghormati orang yg sedang puasa. yg tidak puasa juga perlu kita hormati. Mutual respect lah. Tidak perlu ada sweeping warung2yg buka selama bulan puasa. Tp, warung2 yg buka jg sebaiknya hormati yg puasa jg. sama2 enak kan :)

Sebetulnya, jujur aja ya: tujuan pokok bulan puasa sdh lama dilanggar. Setiap bulan puasa tiba, angka inflasi selalu naik. artinya apa ini? Kalau angka inflasi naik selama ramadan, artinya: belanja umat islam naik pd bulan itu. katanya "puasa", kog malah konsumeristik. aneh kan?

Yg "menjengkelkan": semua stasiun TV selama bulan ramadan ini membanjiri kita dg acara agama sebulan penuh. soal rating aja ini kan? :). Lihat acara2 agama di TV selama puasa, kesan saya kayak "sinetronisasi agama" saja => Dangkal dan Tumpul!!

Puasa itu mestinya ibadah individual, sifatnya vertikal dg Tuhan. Ga perlu rame2, liat aja tradisi puasa kita selama ini kayak apa :) Puasa mestinya "silent devotion to GOD", bukan "a parade of rituals". Puasa itu tindakan "sufistik", bukan "politik kesalehan".

Just a tickling question: apa gunanya puasa, tp prilaku kita di jalan raya ngga berubah, ugal2an dari dulu, ngga ada "ethics of restraint"?

Ada dua jenis puasa:
Pertama, "puasa-politik", isinya pencitraan belaka, rame2 buka puasa, makan2, tarawih, dsb. lbh banyak pamer :)
Kedua, "puasa pietistik", puasa yg cenderung diam, tak dipamer2kan, reflektif, menghayati makna etika pengendalian diri. ini lbh penting.

Dlm hadis qudsi yg terkenal: “al-shaumu li wa ana ajzi bihi”. puasa itu tertuju khusus padaKU, dan AKU lah yg akan mengganjarnya. Makna hadis qudsi yg saya kutip itu: puasa itu tindakan individual yg "sepi", bukan ritual sosial yg rame2. mestinya momen refleksi.

0 komentar: